Daihatsu Surabaya

WAHIDIN
SALES EXECUTIVE JAKARTA
PROMO MOBIL SUZUKI JAKARTA
BBM: D304D308
Hot News

Berita

Mencoba Suzuki Celerio CVT Yang Andalkan Transmisi CVT di Indonesia

Segala yang ada di Suzuki Celerio memang terlihat kecil, toh ternyata ia tak gentar melawan musuh yang lebih besar. Dan kami mencoba Suzuki Celerio CVT yang andalkan transmisi CVT di Indonesia ini.

Pada awal keikutsertaan Suzuki Celerio di ajang Liga Irit 2015, kami sedikit memandang remeh mobil ini. Banyak alasan mengapa ia terlihat kurang mampu memberikan perlawanan kepada para mobil-mobil kontestan lain di ajang ini. Hal utamanya adalah kapasitas mesin kecil 998 cc yang hanya menghasilkan tenaga 68 dk. Selain tenaga mesin kecil, Suzuki Celerio pun minim teknologi yang mampu mereduksi konsumsi bahan bakar. Jika para kontestan lain sudah dilengkapi eco indicator, eco mode bahkan teknologi hybrid, Celerio harus puas dengan tidak memiliki semuanya.

Tapi sudahlah, jangan buat Celerio seolah “kalah sebelum berperang”, pembuktian harus dilakukan. Sedikit kami teringat, bahwa Celerio sebenarnya pu nya “sedikit” senjata yang bisa dipakai untuk melawan para kontestan lain. Ya, Celerio dibekali tekno logi transmisi CVT yang terkenal halus dalam men transfer tenaga ke roda dan diyakini mampu menghemat konsumsi bahan bakar. Pada rute dalam kota, Celerio pun terbantu dengan transmisi CVT yang digunakannya. Pada kondisi stop and go khas perkotaan, transmisi CVT halus dalam menyalurkan tenaga secara linear. Tidak ada penurunan rpm yang terjadi seperti transmisi matik planetary gear ketika berganti gigi. Pengemudi hanya perlu membangun ke cepatan dengan stabil dan memanfaatkan momentum, konsumsi bahan bakar pun bisa terbilang bagus.

Mesin K10B, serupa milik Karimun Wagon R Transmisi matik CVT, kunci hematnya konsumsi bbm Celerio Menjaga putaran mesin, kunci berkendara hemat

Selain CVT, bobot ringan Suzuki Celerio juga menjadi berkah tersendiri untuk bisa mendapatkan konsumsi bahan bakar yang baik. De ngan bobot 998 kg dan tenaga sebesar 68 dk, nilai power to weight ratio Celerio adalah 12,35 kg/dk. Memang tidak superior pada akhirnya, tapi dengan bobot ringan ia tetap terasa mudah dalam membangun percepatan. Hasilnya, Celerio berhasil mendapatkan angka konsumsi bahan bakar dalam kota sebesar 12,55 km/l. Cukup impresif, hanya ka lah sekitar 1 km/l dari Toyo ta Camry Hybrid yang bertabur fitur hemat bahan bakar.

Untuk rute Tol, kami lebih merasa lebih tidak yakin dengan kemampuan Celerio. Dengan tenaga mesin kecil, mesin pasti bekerja keras saat dipacu dengan kecepatan tinggi. Tapi kembali lagi, pembuktian harus tetap dilakukan. Lagi-lagi terasa Suzuki Celerio terbantu dengan teknologi trans misi CVT. Ia terasa mudah dalam melakukan percepatan. Cukup diakui, kami harus menjaga kecepat an tidak terlalu tinggi agar mesin tidak berputar tinggi. Hasilnya, Celerio kem bali terbukti mampu melawan para rivalnya yang lebih cang gih. Konsum si bahan bakar luar kota Celerio ada lah 19,90 km/l. Dengan hasil itu, Celerio berhasil lebih irit dibanding Toyota Camry Hybrid yang hanya mencatatkan konsumsi bahan ba kar tol sebesar 18,8 km/l. Meski minim teknologi penghemat bahan bakar dan kapasitas mesin kecil, Suzuki Celerio terbukti masih bisa berbicara banyak.